LAPORAN AKHIR
KEGIATAN MAHASISWA KKN UNIVERSITAS PATTIMURA ANGKATAN XLVI GELOMBANG II TAHUN AKADEMIK 2019/2020
Oleh : KELOMPOK MAHASISWA KKN
DESA : LALA
KECAMATAN : NAMLEA
KABUPATEN/KOTA : BURU
UNIVERSITAS PATTIMURA AMBON
2020
LEMBARAN PENGESAHAN
LAPORAN AKHIR MAHASISWA KULIAH KERJA NYATA UNIVERSITAS PATTIMURA
ANGKATAN XLVI GELOMBANG II TAHUN 2019/2020
Oleh
KELOMPOK MAHASISWA KULIAH KERJA NYATA UNIVERSITAS PATTIMURA
DI (DESA LALA)
MENGETAHUI INSTRUKTUR, KETUA KELOMPOK,
SAID LESTALUHU S..Sos., M.Si FREDEK WARINGKUKLY
NIP :197307162005011001 NIM :201471073
TIM PENYUSUN LAPORAN KKN ANGKATAN XLVI GELOMBANG II TAHUN AKADEMIK 2019/2020
(DESA LALA) KECAMATAN NAMLEA
|
No |
NAMA |
NIM |
FAKULTAS |
KETERANGAN |
|
1 |
FALUM ZULHIJA |
201629031 |
EKONOMI |
|
|
2 |
ARDIAN SYAH |
201629032 |
EKONOMI |
|
|
3 |
MUHAMAD AFIF RAHANYAMTEL |
201629034 |
EKONOMI |
|
|
4 |
NIELSKA YULIAN TUBALAWONY |
201629035 |
EKONOMI |
|
|
5 |
ABDUL RASYID TUASIKAL |
201629038 |
EKONOMI |
|
|
6 |
SENSYU SAFES ULATE |
201471045 |
TEKNIK |
|
|
7 |
GEORGE RAHANWATTY |
201471049 |
TEKNIK |
|
|
8 |
FREDEK WERINGKUKLY |
201471073 |
TEKNIK |
|
|
9 |
ASEP HASBI RAMADHAN WAILISSA |
201571002 |
TEKNIK |
|
|
10 |
LEONARD BRIAN MOSE |
201571008 |
TEKNIK |
|
|
11 |
FACHRUL ROZY TAWAINELLA |
201622183 |
ISIP |
|
|
12 |
SAKINAH WAKANO |
201622186 |
ISIP |
|
|
13 |
MARIANA IGNATIA TESLATU |
201622188 |
ISIP |
|
|
14 |
ROCHMAD RUSWAN HUKUL |
201622189 |
ISIP |
|
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadiran Tuhan yang Maha Kuasa, karena atas Rahmat dan Karunia-Nya sehingga penyusunan modul kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan judul “ Modul Pembuatan dan Pengolahan Website Desa, Modul Manajemen Usaha Kecil , dan Modul Tugas Pokok dan Fungsi Perangkat Desa/Kelurahan” dapat diselesaikan dengan baik.
Dalam penyusunan modul ini, kami menyadari masih banyak kekurangan baik dari segi susunan serta cara penulisan laporan ini, karenanya saran dan kritik yang sifatnya membangun demi kesempurnaan laporan ini sangat kami harapkan.
Akhirnya, semoga laporan ini bisa bermanfaat bagi para pembaca pada umumnya dan juga bermanfaat bagi penyusun pada khususnya.
Ambon, 20 Juli 2020
Penyusun
Modul Pembuatan dan Pengolahan Website Desa
Fakultas Teknik
DAFTAR ISI
Kata Pengantar ii
Daftar Isi iii
Bab I Pendahuluan 1
A. Latar Belakang 1
B. Tujuan Penulisan 2
Bab II Pengenalan Website Desa 3
Bab III Membuat dan Mengelolah Website Desa 4
A. Membuat Website Desa 4
1. Mendaftarkan Domain desa.id 4
2. Memilih Layanan Hosting Indonesia 5
3. Melakukan Instalasi WordPress 9
4. Memilih Tema Website Desa 11
5. Memasang Plugin Terbaik 12
B. Mengelolah Website Desa Dengan Template “Ndeso” 13
1. Log-in ke tampilan Beck-en website 13
2. Menambah atau membuat Postingan 13
3. Menghapus Postingan 15
4. Membuat atau menambah Halaman 15
5. Menghapus Halaman 16
6. Menambah atau merubah data Profil Desa 16
7. Mengganti Logo Website 17
8. Membuat atau menambah postingan tentang Pengumuman 17
9. Membuat atau menambah postingan tentang Agenda kerja desa 18
10. Membuat atau menambah postingan tentang Pembangunan desa 18
11. Membuat atau menambah postingan tentang Pelayanan Publik 19
12. Membuat atau menambah postingan tentang Produk hasil desa 20
13. Membuat atau menambah postingan tentang Pengolahan Dana 21
14. Membuat atau menambah postingan tentang Laporan Tahunan 22
Bab III Manfaat Dan Contoh Website Desa 23
A. Manfaat Website Desa 23
B. Contoh-Contoh Website Desa 25
Bab IV Kesimpulan 28
Daftar Pustaka 29
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah suatu kegiatan intrakurikuler yang memadukan pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat) dengan cara memberikan kepada mahasiswa pengalaman belajar dan bekerja dalam kegiatan pembangunan masyarakat sebagai wahana penerapan dan pengembangan ilmu dan teknologi yang dilaksanakan di luar kampus dalam waktu mekanisme kerja dan teknologi persyaratan tertentu.
KKN merupakan kegiatan yang berhubungan dengan berbagai disiplin ilmu dan berkaitan dengan berbagai sektor pembangunan. Dengan demikian pendekatan yang digunakan adalah pendekatan interdisipliner dan lintas sektoral. Kegiatan dan pengelolaan KKN dapat menjamin diperolehnya pengalaman belajar melakukan kegiatan pembangunan masyarakat secara kongkret yang bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat dimana mereka ditempatkan. Namun dikarenakan dengan adanya Pandemi Covid-19 ini, sehingga untuk kegiatan KKN kali ini dilakukan secara daring.
Maluku merupakan provinsi dengan karakteristik kepulauan, dengan beberapa kabupaten yang letak pulaunya berjauhan. Sehingga sulit untuk mengetahui informasi tentang tiap-tiap desa yang ada, salah satunya adalah Desa Lala, Kec. Namlea, Kab. Buru. Informasi tentang Desa Lala ini agak sulit untuk ditemukan di internet, sehingga sudah pasti banyak juga belum mengetahui tentang Desa ini. Maka dari itu, dibutuhkan suatu langkah untuk memperkenalkan serta sekaligus mempromosikan keindahan desa dan juga produk-produk hasil desa agar lebih dikenal masyarakat luas. Pembuatan Website Desa dapat menjadi solusi yang tepat untuk masalah tersebut. Oleh karena itu, kami kelompok KKN Desa Lala ingin membuat modul/panduan dasar tentang cara pembuatan dan pengolahan suatu website desa.
B. Tujuan Penulisan
Adapun tujuan dari pembuatan modul panduan ini adalah: “Untuk mengetahui cara dasar pembuatan dan pengolahan Website Desa, serta manfaat yang didapat dengan adanya Website Desa tersebut.”
BAB II
PENGENALAN WEBSITE DESA
Kemajuan teknologi yang berkembang pesat di berbagai bidang kehidupan, memungkinkan masyarkat menikmati berbagai kemudahan yang dihasilkan oleh teknologi. Teknologi banyak digunakan sebagai sarana promosi dan informasi yang sangat baik. Teknologi khususnya pada bidang website saat ini sangat berperan dalam penyampaian informasi. Website lebih mudah dan cepat diakses oleh masyarakat di berbagai daerah.
Website desa adalah sebuah website yang dibuat untuk menampilkan informasi tentang suatu desa secara online. Sebelumnya, pengembangan desa melalui website belum banyak dilakukan. Salah satu kendalanya adalah belum diaturnya penggunaan domain yang sesuai. Domain go.id milik pemerintah hanya dapat digunakan hingga tingkat kabupaten/kota. Jadi, website desa tidak dapat menggunakannya.
Setelah lahirnya undang-undang tentang desa, membangun website desa bukan lagi hal yang sulit. Terutama dengan ditentukannya domain desa.id yang khusus digunakan untuk membuat website desa.
Selain itu, ketersediaan dana desa yang cukup membuat pengembangan desa secara online kian mudah dilakukan. Sayangnya, pemanfaatannya masih belum maksimal. Faktanya, hanya 3,5% desa di Indonesia yang sudah memiliki website. Artinya potensi desa di Indonesia banyak yang belum digali dengan baik. Nah, jika desa Anda belum memiliki website, Anda bisa mengikuti panduan kami untuk membuat website desa yang baik.
BAB III
MEMBUAT DAN MENGELOLAH
WEBSITE DESA
A. Membuat Website Desa
Untuk membuat suatu Website Desa dapat dilakukan beberapa langkah-langkah berikut:
1. Mendaftarkan Domain desa.id
Pendaftaran domain desa.id harus dilakukan oleh aparat yang berwenang atau yang ditunjuk dengan surat kuasa. Silakan koordinasikan terlebih dahulu kepada pemerintah desa Anda.
Kemudian, Anda bisa mengikuti langkah berikut:
Masuk ke halaman domain.go.id.
Silakan login jika Anda sudah memiliki akun. Jika belum, lakukanlah pendaftaran terlebih dahulu agar dapat masuk ke langkah selanjutnya. Silakan ikuti semua tahapan pengisian data yang diperlukan untuk pembuatan akun tersebut. Setelah selesai, silakan klik Submit. Anda akan diminta menunggu proses verifikasi data hingga maksimal 4 hari. Email verifikasi akan dikirimkan ke PNSmail Anda.
Setelah berhasil login dengan akun Anda, pilih menu Pendaftaran Domain. Kemudian, cek ketersediaan nama domain desa.id yang akan digunakan. Beberapa pilihan nama yang bisa Anda gunakan adalah:
Jika domain yang Anda inginkan tersedia, Anda bisa menentukan durasi penggunaan domain. Pendaftaran untuk satu tahun tidak dipungut biaya, sedangkan untuk 2 tahun, biayanya Rp55.000.
Lanjutkan proses pengisian data dan pastikan semua informasi yang dibutuhkan Anda isi dengan benar. Jika sudah, pilih Confirm lalu klik Submit.
Pada tahapan selanjutnya, Anda akan diminta untuk mengunggah berkas pendukung berupa:
· SK Pengangkatan Kepala Desa
· Surat Kuasa kepada Perangkat Desa
· Surat Permohonan yang ditandatangani Kepala Desa
· Kartu Identitas yang masih berlaku
Setelah tahapan unggah berkas selesai, Anda bisa menunggu proses verifikasinya terlebih dahulu.
2. Memilih Layanan Hosting Indonesia
Anda perlu memastikan domain desa Anda telah terverifikasi sebelum masuk ke langkah memilih layanan hosting. Hal ini penting karena tahapan berlangganan hosting membutuhkan nama domain tersebut.
Kenapa layanan hosting diperlukan?
Hosting berfungsi untuk menyimpan semua file pada sebuah server sehingga website Anda bisa diakses secara online.
Menurut ketentuan, Anda hanya dapat menggunakan layanan hosting yang berada di wilayah Indonesia untuk website desa Anda. Niagahoster merupakan penyedia layanan hosting dengan server yang berada di Indonesia.
Karena sebagian besar pengunjung nantinya berasal dari Indonesia, menggunakan server yang berada di Indonesia akan memberikan kecepatan dan kemudahan akses website desa Anda.
Untuk berlangganan layanan hosting dari Niagahoster, Anda bisa masuk ke halaman hosting Indonesia.
Pilihlah paket layanan yang sesuai kebutuhan Anda. Terdapat empat jenis paket hosting unlimited yaitu Bayi, Pelajar, Personal dan Bisnis.
Selanjutnya, pilihlah durasi berlangganan hosting sesuai dengan
pendaftaran domain Anda. Jika sebelumnya Anda mendaftar domain untuk 2 tahun,
pilihlah durasi berlangganan hosting selama 2 tahun.Pada bagian
domain, Anda bisa memilih menu Gunakan Domain Saya Sendiri. Lalu,
masukkan nama domain website desa Anda diikuti ekstensi .desa.id. Kemudian,
klik Gunakan Domain.
elanjutnya, Anda
akan masuk pada bagian Fitur Pendukung.
Niagahoster memberikan Anda fitur Auto Install WordPress dan WordPress Accelerator secara gratis.
Jika Anda menginginkan fitur lain seperti SSL Certificate untuk keamanan dan Whois Protection untuk meningkatkan privasi, Anda bisa membelinya dengan harga terjangkau.
Selanjutnya, Anda bisa klik Checkout Sekarang dan masuk ke Menu Pembayaran.
Anda bisa menyelesaikan pembayaran menggunakan virtual account, kartu kredit, minimarket, GoPay, dan transfer manual.
Jangan lupa untuk login dengan akun Niagahoster Anda supaya identitas Anda tercatat sebagai pengguna layanan hosting website Anda. Jika belum memiliki akun, registrasi bisa dilakukan dengan mudah.
Layanan hosting Anda akan aktif setelah proses pembayaran berhasil diselesaikan. Selanjutnya, Anda bisa login kembali ke domain.go.id. Kemudian pilih nama domain website desa Anda. Pada bagian nameserver, silakan isikan data name server Niagahoster. Silakan baca cara mengetahui nameserver Anda di panduan berikut.
3. Melakukan Instalasi WordPress
Setelah hosting dan domain Anda aktif, langkah berikutnya adalah instalasi WordPress.
Penggunaan WordPress adalah sebagai CMS (Content Management System) yang bertujuan memudahkan dalam mengelola konten website Anda. Sebagai salah satu CMS terbaik, WordPress memberikan Anda: kemudahan penggunaan, flexibilitas, dan optimasi fungsi tambahan.
Jika pada tahap order hosting Anda sudah menambahkan fitur Auto Install WordPress, Anda tak perlu melakukan langkah manual. Jadi, bisa melanjutkan ke langkah berikutnya. Namun, jika terlewat, Anda bisa mengikuti langkah instalasi manual sebagai berikut:
· Masuklah ke cPanel dengan username dan password yang Anda terima melalui email.
·
Kemudian, ketikkan Softaculous Apps Installer pada kolom pencarian, klik dua kali.
· Selanjutnya, ketikkan WordPress di kolom pencarian Softaculous, lalu klik Install.
· Isikan data untuk website desa Anda dan lanjutkan hingga proses instalasi selesai. Website desa Anda sudah dapat diakses secara online.
4. Memilih Tema Website Desa
Secara default, Anda akan memiliki tampilan website yang sama dengan pengguna WordPress lain. Tentu akan terlihat kurang menarik bagi pengunjung Anda, bukan?
Untuk itu, Anda bisa menginstall tema lain untuk website Anda. Banyak sekali pilihan tema WordPress tersedia, baik yang gratis maupun berbayar.
Berikut cara instalasinya:
· Masuk ke dashboard WordPress Anda dengan cara login ke http://namadesa.desa.id/wp-admin. (ganti namadesa dengan nama desa Anda).
·
Setelah itu, masuk ke menu Appearance->Themes
· Lalu, klik Add New untuk menambah tema baru.
·
Pilih
tema yang Anda inginkan, klik Install dan Activate.
· Tampilan website Anda akan berubah menggunakan tema yang baru.
Untuk memilih tema yang baik, ada beberapa hal yang perlu Anda ingat:
· Desain Minimalis. Desain ini akan membuat website tampak menarik namun tetap ringan sehingga cepat diakses.
· Responsive. Tema yang responsive akan terlihat baik saat diakses menggunakan berbagai perangkat berbeda termasuk perangkat mobile.
· SEO Friendly. Dengan fitur SEO yang disematkan akan mudah bagi website Anda tampil di halaman utama mesin pencarian
· Cross Browser Compatibility. Pastikan website Anda mampu diakses dengan baik menggunakan berbagai browser yang berbeda.
5. Memasang Plugin Terbaik
Setelah memastikan tampilan website Anda menarik. Langkah selanjutnya adalah membuat website tersebut berfungsi secara optimal. Secara default, website Anda sudah dapat berfungsi secara baik. Namun, jika membutuhkan menu tambahan, WordPress memiliki beragam pilihan plugin. Plugin adalah software tambahan dengan fungsi khusus.
Cara install plugin juga cukup mudah. Dari Dashboard, pilih Plugin lalu Add New.
B. Mengelolah Website Desa Dengan Template “Ndeso”
Setelah pembuatan website desa selesai, selanjutnya kita harus mengelolah dan menata website tersebut sehingga terlihat lebih menarik untuk dikinjungi. Berikut beberapa langkah-langkah pengolahan dan penataan website yang dapat dilakukan dengan template ndeso:
1. Log-in ke tampilan Beck-en website. Beck-en merupakan tampilan website untuk mengatur dan mengelolah suatu situs website. Cara log-in ke tampilan tampilan Beck-en adalah dengan ketik http://namadesa.desa.id/wp-admin pada brosur, selanjutnya masukan Nama Pengguna atau Email dan Password yang telah dibuat lalu klik Log in atau tekan enter.
2. Menambah atau membuat Postingan, dapat dilakukan dengan langkah berikut:
· Klik pada Pos >> lalu pilih Tambah baru.
·
· Klik pada kolom Tambahkan judul, lalu isi judul postingan yang diinginkan.
· Kemudian, klik tanda (+) pada bagian bawah kolom atau pada pojok kiri atas untuk menambahkan Blok konten yang diinginkan untuk isi postingan tersebut.
· Setelah itu, klik Simpan Draf jika ingin menyimpannya sebagai draf dan klik Menerbitkan untuk langsung mengirim atau menerbitkan postingan tersebut.
3. Menghapus Postingan, dapat dilakukan dengan klik Pos >> lalu arahkan korsur ke postingan yang ingin dihapus >> selanjutnya klik Tong Sampah, maka postingan tersebut dapat langsung terhapus.
4. Membuat atau menambah Halaman, dapat dilakukan dengan langkah berikut:
· Klik pada Laman >> lalu pilih Tambah baru.
· Klik pada kolom Tambahkan judul, lalu isi judul halaman yang diinginkan.
· Kemudian, klik
tanda (+) pada bagian bawah kolom
atau pada pojok kiri atas untuk menambahkan Blok konten yang diinginkan untuk isi halaman tersebut.
· Setelah itu, klik Simpan Draf jika ingin menyimpannya sebagai draf dan klik Menerbitkan untuk langsung mengirim atau menerbitkan halaman tersebut.
5. Menghapus Halaman, dapat dilakukan dengan klik Laman >> lalu arahkan korsur ke Halaman yang ingin dihapus >> selanjutnya klik Tong Sampah, maka halaman tersebut dapat langsung terhapus.
6. Menambah atau merubah data Profil Desa, dapat dilakukan dengan langkah berikut:
· Masuk ke menu Tampilan, lalu klik Pengaturan Tema.
· Isi semua data
yang ada. Mulai dari Nama Desa, Nama Kades/Lurah, Alamat kantor Desa/Kelurahan, dan seterusnya.
· Klik SIMPAN PERUBAHAN, untuk menyimpan data.
7. Mengganti Logo Website, dapat dilakukan dengan:
· Masuk ke menu Tampilan >> klik Pengaturan Tema >> lalu klik pada LOGO WEB.
· Klik pada kolom yang bertulisan http://... dan masukan link dari logo yang ingin digunakan, atau klik pada tulisan berwarna biru dibawah kolom tersebut untuk menambahkan logo yang sudah ada atau pernah disimpan pada komputer. Setelah itu jangan lupa klik SIMPAN PERUBAHAN untuk menyimpan logo tersebut.
8. Membuat atau menambah postingan tentang Pengumuman, dapat dilakukan dengan langkah berikut:
· Pilih menu Pengumuman, lalu klik Tambah Pengumuman?.
· Klik pada kolom Tambahkan judul untuk mengisi judul pengumuman, dan klik pada kolom
besar dibawahnya lagi untuk menulis isi
pengumuman.
· Setelah itu, klik Terbitkan untuk mengirim atau menerbitkan Pengumuman tersebut.
9. Membuat atau menambah postingan tentang Agenda kerja desa, dapat dilakukan dengan langkah berikut:
· Klik menu Agenda pada kiri layar, lalu pilih Tambahkan Agenda
· Klik pada kolom Tambahkan judul untuk mengisi judul agenda, dan klik pada kolom besar
dibawahnya lagi untuk menulis isi agenda
· Setelah itu, klik Terbitkan untuk mengirim atau menerbitkan Agenda tersebut.
10. Membuat atau menambah postingan tentang Pembangunan desa, dapat dilakukan dengan langkah berikut:
· Klik menu Pembangunan pada kiri layar, lalu pilih Tambah Proyek
· Klik pada kolom Tambahkan judul untuk mengisi judul proyek pembangunan, dan klik pada kolom besar dibawahnya lagi untuk menulis detail proyek pembangunan tersebut.
· Setelah itu, klik Terbitkan untuk mengirim atau menerbitkan proyek pembangunan tersebut.
11. Membuat atau menambah postingan tentang Pelayanan Publik, dapat dilakukan dengan langkah berikut:
· Klik menu Layanan Publik pada kiri layar, lalu pilih Tambah Layanan
· Klik pada kolom Tambahkan judul untuk mengisi nama layanan
· publik, dan klik pada kolom besar dibawahnya lagi untuk menulis deskripsi dari layanan publik tersebut.
· Selanjutnya scroll ke bagian kanan layar, lalu klik Lokasi Layanan Publik dan isi nama lokasi, alamat, nomor telepon, serta jam buka dan jam tutup layanan tersebut.
· Setelah itu, klik Terbitkan untuk mengirim atau menerbitkan Layanan Publik tersebut.
12. Membuat atau menambah postingan tentang Produk hasil desa, dapat dilakukan dengan langkah berikut:
· Klik menu Produk Desa pada kiri layar, lalu pilih Tambah Produk
· Klik pada kolom Tambahkan judul untuk mengisi nama produk, dan klik pada kolom besar dibawahnya lagi untuk menulis deskripsi produk tersebut.
· Setelah itu, klik Terbitkan untuk mengirim atau menerbitkan produk desa tersebut.
13. Membuat atau menambah postingan tentang Pengolahan Dana, dapat dilakukan dengan langkah berikut:
· Klik menu Tranparansi Dana pada kiri layar, lalu pilih Tambah Laporan?
· Klik pada kolom Tambahkan judul untuk mengisi judul laporan, dan klik pada kolom
besar dibawahnya lagi untuk menulis deskripsi dari laporan tersebut.
· Selanjutnya scroll ke bagian kanan layar, lalu klik Detail Laporan dan isi jumlah alokasi dana dan nama penanggung jawab dana tersebut.
· Setelah itu, klik Terbitkan untuk mengirim atau menerbitkan Laporan tersebut.
14. Membuat atau menambah postingan tentang Laporan Tahunan, dapat dilakukan dengan langkah berikut:
· Klik menu Laporan Tahunan pada kiri layar, lalu pilih Tambah Baru?
· Klik pada kolom Tambahkan judul untuk mengisi judul laporan tersebut.
· Selanjutnya scroll ke bagian kanan layar, lalu klik Laporan Tahunan Desa dan isi tahun laporan, total dana anggaran, dana terpakai dan dana tersisa dari anggaran tersebut.
· Setelah itu, klik Terbitkan untuk mengirim atau menerbitkan Laporan tersebut.
BAB IV
MANFAAT DAN CANTOH WEBSITE DESA
A. Manfaat dari Website Desa
Adapun beberapa manfaat yang akan didapat dengan adanya website desa adalah sebagai berikut:
1. Sumber Informasi Resmi Desa
Website desa dapat dijadikan sumber informasi resmi tentang suatu desa. Informasi tersebut bisa berupa nama desa, alamat lengkap, aparat pemerintahan, dan lainnya.
Jadi, apabila diperlukan, setiap orang bisa mengaksesnya secara online dengan mudah. Tanpa adanya website, masyarakat akan mencari data terkait desa Anda dari pihak lain, yang bisa saja tidak tepat.
2. Menjadi Portal Berita
Penyebaran informasi aktual tentang suatu desa akan lebih mudah jika memiliki website yang selalu online. Website desa yang Anda miliki bisa menjadi portal berita yang kredibel.
Hal ini tentu sangat penting untuk tujuan keamanan, pencegahan hoax dan penyebaran berbagai informasi darurat lainnya.
3. Sarana Promosi Potensi Desa
Setiap desa memiliki potensi yang berbeda. Baik dari sumber daya alam maupun potensi masyarakatnya.
Dengan adanya website desa, potensi tersebut bisa dipromosikan ke pihak luar sehingga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Misalnya, jika desa Anda memiliki obyek wisata yang sangat menarik namun belum banyak yang mengetahuinya, Anda bisa mempromosikannya melalui website disertai dengan berbagai unggahan foto yang menarik.
Selain itu, jika desa Anda memiliki event tahunan yang unik, Anda bisa menampilkannya di website Anda. Tujuannya, agar menarik pengunjung datang ke desa Anda. Hal ini tentu akan dapat membantu perekonomian masyarakat.
4. Sarana Publikasi Kegiatan Desa
Setiap kegiatan pembangunan desa yang menggunakan anggaran perlu dipublikasikan dengan baik. Tujuannya, untuk mengevaluasi pelaksanaan program dan meningkatkan peran serta masyarakat.
Menggunakan website desa, publikasi bisa dilakukan dengan mudah. Hasil dokumentasi kegiatan berupa foto dan video bisa diunggah ke website dengan cepat. Apalagi dengan penggunaan CMS WordPress yang membuat pengelolaan media lebih efektif.
5. Peningkatan Pelayanan Administrasi
Website desa juga dapat digunakan untuk mendorong percepatan pelayanan masyarakat. Karena bisa diakses secara online, beberapa pelayanan administrasi dapat dilakukan tanpa harus datang ke kantor desa/kelurahan.
Selain lebih cepat, cara ini juga bisa untuk mencegah praktik suap yang bisa saja terjadi. Hasilnya, pelayanan dapat berjalan dengan lebih efektif dan efisien.
6. Pusat Pengaduan Masyarakat
Masyarakat dapat menjadi pengawas pelaksanaan pembangunan desa. Hal ini harus didukung dengan kemudahan dalam melakukan pengaduan.
Website desa dapat difungsikan sebagai pusat pengaduan masyarakat. Ketika mengetahui adanya penyelewengan, masyarakat bisa mengisi formulir pengaduan secara online. Pejabat terkait juga akan lebih mudah mendapatkan informasi.
7. Sarana Penyuluhan Masyarakat
Seperti Anda ketahui, pemerintah memiliki program dana desa. Tujuannya untuk mendukung pembangunan desa secara menyeluruh. Pengelolaan dana desa harus diawasi dengan baik sehingga bermanfaat bagi masyarakat.
Website desa merupakan media yang paling efektif untuk program pengawasan tersebut. Dengan melakukan pelaporan pemanfaatan anggaran secara rutin, transparansi anggaran akan tercapai. Baik masyarakat desa maupun pengunjung umum dapat mengetahui penggunaan anggaran di suatu desa yang mendapatkan dana desa.
B. Contoh-Contoh Website Desa
Berikut ini adalah beberapa contoh website terbaik sebagai sumber inspirasi Anda:
1. Desa Pegiringan

Desa pegiringan di Kabupaten Pemalang memiliki website desa yang patut dibanggakan. Alasannya, selain memberikan informasi yang lengkap, tampilan website ini cukup menarik.
Tidak hanya itu, website desa ini juga menjadi pemenang ID website Award PANDI 2018. PANDI adalah pengelola nama domain internet Indonesia yang ditunjuk oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika
2. Desa Dermaji

Website desa Dermaji juga menjadi pemenang ID website Award 2018.
Tampilan websitenya sangat simple dengan header hero yang cukup besar. Foto kegiatan desa yang ditampilkan langsung menarik perhatian pengunjung. Selain itu, pengunjung dapat mengakses berita terkini dengan mudah berkat tombol Call-to-Action yang ditempatkan.
3. Desa Bulakan

Jika dua website di atas mendapatkan apresiasi dari PANDI, desa bulakan adalah nominator desa terbaik versi IWA (Indonesia Website Award).
Website desa Bulakan mengusung desain one page (satu halaman penuh). Di halaman depan, pengunjung akan disuguhi slideshow potensi desa dengan animasi zoom-in dan zoom-out yang menarik.
Tidak hanya itu, statistik penduduk dan laporan anggaran juga dapat diakses dengan mudah dari halaman utama.
4. . Desa Pasekan

Berbeda dengan website desa lain yang menampilkan homepage sebagai halaman utama, website desa Pasekan menampilkan portal.
Hal ini tentu akan memudahkan pengunjung untuk langsung menuju ke kategori yang diperlukan. Mulai dari Pengumuman, Pelayanan Publik, Aspirasi Warga dan lainnya.
Website desa ini juga merupakan salah satu nominator website terbaik versi IWA.
BAB V
KESIMPULAN
Kami sudah menjelaskan cara membuat website desa dengan mudah. Tidak diperlukan keahlian yang khusus untuk melakukannya. Anda hanya perlu mengikuti langkah yang diberikan dengan tepat.
Memiliki website desa sangatlah penting. Setidaknya terdapat 7 manfaat dari website desa yang dapat kami rangkum sebagai berikut:
- Sumber Informasi Resmi
- Menjadi Portal Berita
- Sarana Promosi Potensi Desa
- Sarana Publikasi Kegiatan Desa
- Peningkatan Pelayanan Publik
- Pusat Pengaduan Masyarakat
- Mendukung Transparansi Anggaran
DAFTAR PUSTAKA
https://www.niagahoster.co.id/blog/cara-membuat-website-desa/
Picture screenshot by. Http://localhost/wp-admin
MODUL MANAJEMEN USAHA KECIL
Fakultas Ekonomi
1.2 . Manajemen Demokratik dalam kerangka manajemen modern
1.5. Fungsi Manajemen Usaha………………………………………………………………..8
2.3. Pendiri perusahaan sebagai manajer
2.4. Bentuk bentuk struktur organisasi Ada bentuk bentuk organisasi
MEMBANGUN IDE KREATIF DAN INOVATIF
4. 2. Proses Wirausaha
PELUANG USAHA TANPA MODAL BESAR
5.2. Pengertian Peluang Usaha dan Kewirausahaan
BAB I
KONSEP DASAR MANAJEMEN
1.1.. Pendahuluan
Manajemen merupakan kekuatan utama dalam organisasi untuk mengelola dan mengkoordinasi sumberdaya manusia dan material, dan para manajer bertanggung jawab untuk pelaksanaan organisasinya, baik untuk hasil sekarang maupun untuk potensi masa mendatang. Manajemen memasukkan unsur kepemimpinan di samping penerapan berbagai keahlian teknis seperti keterampilan pengambilan keputusan dan perencanaan. Dalam konteks lingkungan luar subsistem organisasi, para manajer melaksanakan fungsi-fungsi dasar dan mempertahankan keseimbangan dinamis.
Dalam menjalankan usaha bisnis, pelaku bisnis memerlukan strategi yang bagus sebagai alat yang sangat penting untuk mencapai tujuannya, strategi diperlukan untuk mengelola berbagai usaha. Saat ini kondisi dunia usaha penuh diwarnai dengan adanya perubahan dari waktu kewaktu yang sifatnya dinamis. Dengan melihat fakta tersebut, maka hal penting yang harus diperhatikan oleh pengelola agar tetap hidup dan berkembang adalah kemampuan usahanya dalam mengatur strategi supaya dalam
memasarkan produk-produknya tersebut memiliki daya tarik bagi masyarakat bisa bersaing dengan usaha-usaha bisnis lainnya yang sejenis. Oleh sebab itu, Organisasi yang mengikuti filosofi total quality
Usaha mikro, kecil dan menengah yang ada di Kabupaten Buru ini sangat berperan positif dalam perekonomian daerah khususnya Desa Lala terutama dalam mengatasi pengangguran. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan umkm setiap tahunnya. Usaha yang ada di Desa Lala antara lain terdiri atas tiga sektor utama yaitu perdagangan, merupakan suatu bentuk usaha pemasaran barang kebutuhan yang sudah dihasilkan sehingga pengusaha tinggal menyediakan seperti; toko, warung, kios, ruko, apotik dan rumah maka, dengan tenaga kerja yang dibutuhkan dalam usaha ini biasanya meliputi tenaga kerja untuk pelayanan, pembelian, penjualan, pergudangan dan administrasi. Sektor Industri merupakan suatu bentuk usaha yang bersifat industri rumah tangga yang tentunya membutuhkan tenaga kerja yang mempunyai keahlian atau ketrampilan khusus dalam menciptakan suatu barang. Perusahaan pada industri kecil di Desa Lala meliputi industri sandang dan kulit, pangan, bahan bangunan, kerajinan, logam, dan meubeler.
Peningkatan umkm disebabkan karena ada peningkatan usaha-usaha baru. Usaha untuk meningkatkan kesempatan kemampuan dan perlindungan , telah ditetapkan berbagai kebijakan tentang pencadangan usaha, pendanaan dan pengembangannya. Sehubungan dengan itu Usaha Mikro dan Kecil (UMK) perlu diberdayakan dengan cara pertumbuhan iklim usaha yang mendukung pengembangan dan pembinaan Usaha Mikro dan Kecil . Mengingat umkm merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan yang mampu menampung atau menyerap tenaga kerja dengan tujuan mensejahterakan masyarakat. Adanya perluasan umkm maka akan membawa harapan bagi mereka yang ingin bekerja.
Seiring dengan tujuan pembangunan nasional untuk meningkatkan kualitas hidup seluruh lapisan masyarakat, upah riil pekerja juga diharapkan meningkat. Peningkatan penghasilan tersebut sangat penting artinya karena tidak mungkin pekerja dan keluarganya dapat mencapai kualitas hidup yang lebih baik dalam keadaan serta kekurangan untuk memenuhi kebutuhan hidup baik secara fisik maupun non fisik.
1.2. Apa itu Manajemen
Menurut (amirullah) Proses mengkoordinasi dan menginte- grasikan kegiatan kegiatan kerja agar diselesaikan secara efisien dan efektif dengan melalui orang lain.
Menurut (Koontz) : Usaha untuk mencapai tujuan tertentu melalui kegiatan orang lain, meliputi perencanaan, pengorgani-sasian, penggerak- kan, penggendalian.
Menurut (Stoner) : Proses perencanaan, pengorgani-sasian, Dan penggunaan sumber daya - sumber daya organisasi lainnya, untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.
Dari ketiga pendapat tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa manajemen itu pada dasarnya adalah kegiatan yang mengatur sumber daya (material, manusia, mesin dan peralatan, modal pendanaan) dengan melalui bantuan orang lain, untuk mencapai tujuan tertentu
1.3..Manajemen Demokratik dalam kerangka manajemen modern
Pada jaman modern atau alam pembangunan seperti sekarang ini, manajemen yang tepat untuk diterapkan adalah manajemen Demokratik (bisa juga disebut dengan manajemen partisipasif atau manajemen terbuka).Sesuai dengan pengertian asas demokratis atau asas partisipasif atau asas keterbukaan, maka manajemen demokratik diterapkan dengan mengutamakan berlakunya “pendekatan dari bawah” (Bottom up approach) dan sekaligus bersama sama pendekatan dari atas (to - down approach). Dan perlu dipahami dalam buku ini tidak maksud mempertentangkan adanya manajemen tradisional, justru disini juga akan dibahas tentang manajemen tradisional, yang nantinya sipembaca dapat membedakan dan menerapkan mana yang lebih cocok dalam menerapkan manajemen modern atau manajemen tradisional.
Jika manajemen tradisional lebih ditekankan kepada definisi definisi manajemen, fungsi fungsi manajemen, juga tentang prinsip prinsip manajemen yang pembahasannya masih pembahasan seputaran enam M (men, money, material, machines, method, market, Information). Dalam melaksanakan kegiatannya sumber daya yang diperlukan adalah:
a. Men
b. Materials
c. Money
d. Mechine
e. Market
f. Methode
Disini penulis tidak bermaksud untuk menempatkan atau mengartikan manajemen tradisional sebagai manajemen yang masih terbelakang sedangkan manajemen modern sebagai manajemen yang sudah maju, karena untuk memahami manajemen modern harus berangkat dari manajemen tradisional. Berdasarkan pemikiran penulis bahwa manajemen tradisional dan manajemen modern sama sama penting dan keduanya saling mengisi, saling melengkapi, sesuai dengan bidangnya masing masing atau sesuai subtansi masalah yang dihadapi.
1.4. Manajemen Otoritatif
Ada sebutan jabatan seperti : Kepala bagian, Kepala desa, Kepala Negara, Kepala Suku dll, ada juga pemimpin organisasi, pemimpin proyek, pemimpin paduan suara, ada juga sebutan Rektor, Dekan, Komandan, Direktur, dan masih banyak lagi semacam sebutan pimpinan. Itu semua merupakan sebutan titel jabatan bagi mereka yang menduduki jabatan pimpinan atau manajer dan karena kegiatan yang dilakukuan dalam jabatan itu disebut memimpin (to manage). Kata bendanya disebut Kepimpinan (Management). Sebagai manajer maka ia mempunyai kewenangan (authority) untuk memimpin atau me-manage bawahannya ataupun kelompok atau unit kerjanya. Manajemen yang hanya mengutamakan kewenangan pimpinan terhadap bawahannya seperti itu disebut Manajemen Otoritatif. Yang ditetapkan adalah adalah pendekatan dari atas kebawah (top –down approach) sehingga yang terjadi adalah hubungan kerja atau komunikasi satu arah (one-way communication). Karena itu kurang keterpaduan antara yang memimpin dengan yang dipimpin. Yang ada hanya arus instruksi ataupun perintah dari atasan kepada bawahannya.
1.5.. Manajemen Partisipasif
Keberhasilan pimpinan dalam memimpin bawahan atau kelompoknya, maka kewenangan otoritatif tersebut diatas masih harus diimbangi dengan tugas, kewajiban, atau tanggungjawabnya (responsibility) yang jiga harus dilaksankan dengan sebaik baiknya. Tanggung jwab pimpinan mencangkup dua aspek yaitu :
a. Tanggung jawab untuk membina peningkatan atau pengembangan kemampuan kerja bawahan, stafatau segenap anggota organisasinya.
b. Tanggung jawab untuk membina gairah kerja bawahan, staf, atau anggota organisasinya.
Kedua aspek diatas menjadi perhatian setiap pimpinan (manager) untuk menerapkannya dengan sebaik baiknya. Itulah pentingnya tanggung jawab pimpinan. Keterpaduan tersebut didukung dengan komunikasi (hubungan kerja) dua arah, yakni dari atas kebawah bersama sama dengan dari bawah keatas. Keterpaduan antara pimpinan dan bawahan sebagai suatu keutuhan atau totalitas sistem merupakan faktor yang sangat penting untuk menjamin keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah di tetapkan. Prndekatan diatas dinamakan manajemen partisipasif data juga di sebut menajemen demokratif, manejemen terbuka, transpran, manejemen terpadu.
BAB II
ORGANISASI
2.1. Pendahuluan
Organisasi merupakan wadah suatu kegiatan, termasuk kegiatan usaha. Bukan hanya sebagai wadah saja akan tetapi juga dapat memberikan gambaran kejelasan tentang : fungsi, tugas, wewenang, dan tanggung jawab setiap orang yang terlibat dalam kegiatan sebuah usaha.
Ketika kegiatan usaha masih terbatas pada skala kecil,kebutuhan pembagian tugas, fungsi, wewenang, dan tanggung jawab belum demikian dirasakan, karena masih dapat dilakukan oleh pelaku usaha sendiri. Namun ketika usaha sudah meningkat dan sudah beragam, maka pembagian dan kejelasan fungsi, tugas, wewenang,dan tanggungjawab merupakan suatu kebutuhan. Setiap pelaku usaha berharap usaha yang dirintisnya dapat bertahan hidup , tumbuh dan kemudian berkembang. Maka rancangan adanya suatu wadah organisasi usaha menjadi suatu keharusan. Manajemen tidak mungkin dipaisahkan dari organisasi begitu juga organisasi tidak dapat dipisahkan dari manajemen. Keduanya saling mengisi dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Oleh karena itu pelaku usaha perlu memahami tentang Organisasi dan Pengelolaan sumber daya manusia
2.2. Organisasi
Perspektif manajemen usaha skala kecil relatif sedikit berbeda dengan manajemen usaha skala besar. Maka usaha kecil dalam pengelolaannya masih relatif sederhana jika dibandingkan dengan usaha yang skalanya sudah besar. Dan ada beberapa perbedaan dalam pengelolaannya, antara lain jika perusahaan sudah dikategorikan besar maka tentu fungsi, tugas dan wewenang telah dipilah pilah sedemikian rupa sesuai tujuan organisasinya. Jika sebuah usaha sedang dirintis maka pengelolaannya hampir seluruhnya dijalankan oleh sipelaku usahanya, baik itu produksi, keuangannya, pemasarannya. Tetapi tentunya pelaku usaha tidak ingin berkelanjutan usahanya hanya dikerjakannya sendiri dan tentunya pula dalam mengembangkan usahanya ingin memilki karyawan atau anak buah. Dengan seiring bertambahnya waktu pelaku usaha tentu ingin mengembangkan usahanya baik itu bidang yang telah digelutinya maupun bidang usaha yang lain.
Pada perusahaan kecil, dimana seluruh sumber daya masih sangat terbatas, fungsi dan tugas seorang manajer berbaur menjadi satu. Manajer pada usaha kecil sering kali juga merupakan pendiri atau pemilik perusahaan. Dia harus menghadapi segala permasa- lahan yang ada didalam perusahaan. Permasalahan tersebut tentunya sejak dimulainya kegiatan usaha tersebut. Kelemahan dari usaha kecil tentunya selain memiliki dana yang terbatas, juga tidak memiliki karyawan yang berpotensi sesuai yang diharapkan. Sejalan dengan waktu, perusahaan bergerak dan tumbuh secara evolusi menjadi besar. Apabila perusahaan sudah berubah menjadi besar maka adanya manajer yang profesional adalah suatu kebutuhan. Dalam bab ini dibahas tentang organisasi dan struktur organisasi karena pada kenyataannya tidak dapat dipisahkan baik itu berlaku untuk pelaku usaha yang kecil maupun pelaku usaha yan besar.
Pengertian Organisasi
Menurut kamus besar bahasa indonesia (2005) terbitan Balai pustaka, arti organisasi, adalah kelompok kerja sama antara orang orang yang diadakan untuk mencapai tujuan bersama. Menurut Griffin (1996;4), organisasi adalah sekelompok orang yang bekerjasama dalam suatu struktur dan pola tertentu untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Menurut stoner, organisasi adalah : dua orang atau lebih bekerjasama dalam suatu pola yang terstruktur untuk mencapai seperangkat sasaran yang ingin dicapai. Maka dapat disimpulkan organisasi adalah suatu wadah kerjasama antara dua orang atau lebih untuk memberdayakan sumber daya dan bekerja berdasarkan struktur dan system untuk mencapai tujuan bersama yang telah ditetapkan.
2.3. Pendiri perusahaan sebagai manajer
Pelaku usaha kecil sebagai pendiri perusahaan tidak selalu identik dengan manajer profesional. Bahkan adakalanya apa yang dilakukan manajer yang pendiri berbeda dengan apa yang dilakukan manajer profesional. Yang benar dia memiliki kretivitas, melakukan inovasi, dan berani mengambil resiko pribadi dalam rangka memenuhi ambisinya yaitu menjadi wirausaha. Dalam mencapai tujuannya seringkali tidak menjalankan pola manajemen yang lazim dianut dalam organisasi sekalipun organisasi konvensional. Dalam maanajemen praktis lazimnya diterapkan dan dijalankan melalui pembagian tugas, fungsi, wewenang, dan tanggungjawab serta menjalankan fungsinya masing masing. Orientasi manajer sebagi pendiri perusahaan berbeda dengan manajer profesional , perbedan tersebut dapat digambarkan sebagai berikut:
|
|
Manajerial Kewirausahaan |
Manajer Profesional |
|
Orientasi kearah kreativitas |
Orientasi kearah konsolidasi |
|
|
Orientasi motivasi dan emosional |
- orientasi terhadap pencapaian - orientasi terhadap diri sendiri, kekwatiran terhadap citra diri, - membutuhan citra kesuksesan - -membutuhkan kemandirian yang tinggi - Komitmen tinggi terhadap perusahaan sendiri - -Siap dan sanggup mengambil resiko dengan kekuatan sendiri - penerapan manajemen tradisional |
- Orientasi kepada pengaruh dan kekuasaan - Orientasi terhadap organisasi, kwatir terhadap citra perusahaan - Lebih tertarik kepada penerapan manajemen modern - Berani mengambil resiko, dengan dukungan yang memadai |
|
Orientasi analitis |
- Mengutamakan dan menggunakan perasaan dan percaya kepada kemampuan diri sendiri - Visi jarak jauh - Memilki gambaran yang menyeluruh tentang masa depan |
- Mengutamakan daya analitik - Visi jangka pendek - secara spesifik, mampu melihat seluruh permasahan secara rinci dan konsekwensinya. |
Perbedaan antara perusahaan kecil dan perusahaan besar
|
Perusahaan kecil |
Perusahaan besar |
|
- Pada umumnya dikelola /dipimpin sendiri oleh pemiliknya
- Struktur organisasinya sederhana dan masih banyak perangkapan tugas / jabatan pada seseorang - Persentase kegagalan usaha relatif |
- Pada umumnya dikelola / dipimpin oleh manajer profesional / bukan pemilkinya - Struktur organisasinya kompleks dan sudah ada spesialisasi pekerjaan - Persentase kegagalan relatif |
|
Perusahaan kecil |
Perusahaan besar |
|
lebih tinggi - Kesulitan untuk mengembangkan usaha dikarenakan sulit memperoleh pinjaman dengan syarat lunak. |
lebih rendah - Modal jangka panjang relatif lebih mudah diperoleh untuk pengembangan usahanya. |
2.4. Bentuk bentuk struktur organisasi Ada bentuk bentuk organisasi
1. Organisasi Garis (Line Organization)
Pada jenis organisasi ini, garis bersama dari kekuasaan dan tanggungjwab bercabang pada setiap tingkat pimpinan dari yang teratas sampai yang terbawah. Setiap atasan mempunyai sejumlah bahawan tertentu dan masing masing memberi pertanggungjawaban tugasnya kepada atasan tersebut. Disini seseorang hanya bertanggungjawab kepada satu orang atasan saja.
![]()
![]()
Jenis organisasi ini sesuai untuk perusahaan kecil :

![]()
![]()
![]()
Manajer
|
|||||||||
|
|||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||
|
|
|
|
Manajer personalia |
||
|
|
|
|
|
Karyawan |
|
|
Gambar 2.1: Skema Struktur Organisasi Garis
Kebaikan Organisasi Garis :
1. Garis tanggungjawab dan wewenang yang langsung bersifat sederhana serta mudah dimengerti
2. Disiplin dan pengawasan dipermudah karena jelasnya saluran perintah
3. Keputusan dapat dibuat lebih cepat
4. Jika digunakan secara tepat, dapat memiliki fleksibelitias terhadap perubahan keadaan
Keburukan Organisasi Garis:
1. Pertumbuhan fungsi garis tanpa perkembangan fungsi staf akan membebani tanggungjawab administratif secara berlebihan
2. Sulit untuk memperoleh dan melatih karyawan yang serba bias
3. Diperlukan pemimpin perusahaan yang cakap dan berpengaetahuan luas
4. Sering kali terjadi kurang adanya koordinasi antar bagian secara horizontal
2. Organisasi Garis dan Staf (line-Staff Organization)
Organisasi ini banyak digunakan oleh perusahaan perusahaan besar yang luas daerah kerjanya, serta memiliki bidang tugas yang kompleks. Struktur organisasi ini hanya menyempurnakan struktur organisasi garis. Disini atasan memiliki bawahan tertentu dan bawahan hanya menerima perintah dari seorang atasan saja dan kepada atasan tersebut bawahan harus bertanggungjawab atas pelaksanaan pekerjaannya. Disini tugas staf hanya memberi nasehat kepada pimpinan, tetapi tidak mempunyai hak untuk memerintah bawahan, karena secara formal yang berhak memerintah bawahan hanya pimpinan saja.
Gambar 2.2: Skema Struktur Organisasi Garis dan staff
Manajer
Staff
Manajer personalia
Manajer
Produks
Manajer
Pemasarn
![]() |
Manajer
Keuangan
Kebaikkan organisasi garis dan staff:
1. Manajer hanya memerlukan keahlian khusus dalam bidanagnya saja
2. Dapat mewujudkan the right man in the right placeSemua perintah diberikan
3. kebawah melalui pimpinan sehingga kewibawaan pimpinan tetap terjaga
4. Fungis staff dilaksanakan oleh unit staf ahli menurut bidangnya sehingga dapat diperoleh efektifitas yang cukup tinggi sedangkan unit garis dapat memusatkan perhatiannya pada fungsi utamanya.
Keburukan Organisasi Garis dan Staf:
1. Wewenang staf harus dinyatakan secara tegas,sebab seorang staf awal mulanya hanya memebrikan nasehat pada akhirnya dapat memberikan perintah
2. Seringkali sukar dikoordinasikan disebabkan rumit dan kompleksnya susunan organisasi.
3. Organisasi Fungsional
Struktur Organisasi fungsional adalah Bentuk organisasi yang susunannya berdasarkan atas fungsi fungsi yang ada dalam organisasi tersebut. Disini seorang karyawan tidak bertanggungjawab kepada satu atasaan saja. Pimpinan berwewenang pada satuan satuan organisasi dibawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu. Pimpinan berhak memerintah semua karyawan disemua bagian, selama masih berhubungan dengan bidang kerjanya
Gambar 2.3. Skema struktur organisasi fungsional

Manajer
Manajer
personalia
Manajer
Produksi
Manajer
Pemasaran
Manajer
Keuangan

karyawan
Dalam perkembangan untuk saat ini pada pokoknya ada 6 bentuk organisasi yang perlu diperhatikan. Bentuk organisasi tersebut adalah:
1. ORGANISASI LINI (LINE ORGANIZATION)
Diciptakan oleh Henry Fayol, Organisasi lini adalah suatu bentuk organisasi yang menghubungkan langsung secara vertical antara atasan dengan bawahan, sejak dari pimpinan tertinggi sampai dengan jabatan-jabatan yang terendah, antara eselon satu dengan eselon yang lain masing-masing dihubungkan dengan garis wewenang atau komando. Organisasi ini sering. disebut dengan organisasi militer. Organisasi Lini hanya tepat dipakai dalam organisasi kecil. Contohnya; Perbengkelan, Kedai Nasi, Warteg, Rukun tetangga
2. ORGANISASI LINI DAN STAF (LINE AND STAFF ORG)
Merupakan kombinasi dari organisasi lini, asaz komando dipertahankan tetapi dalam kelancaran tugas pemimpin dibantu oleh para staff, dimana staff berperan memberi masukan, bantuan pikiranm saran-saran, data informasi yang dibutuhkan
3. ORGANISASI FUNGSIONAL (FUNCTIONAL ORG)Diciptakan oleh Frederick W. Taylor, Organisasi ini disusun berdasarkan sifat dan macam pekerjaan yang harus dilakukan, masalah pembagian kerja merupakan masalah yang menjadi perhatian yang sungguh-sungguh.
4. ORGANISASI LINI & FUNGSIONAL (LINE & FUNCTIONAL ORG)
Suatu bentuk organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada perkepala unit dibawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu dan selanjutnya pimpinan tertinggi tadi masih melimpahkan wewenang kepada pejabat fungsional yang melaksanakan bidang pekerjaan operasional dan hasil tugasnya diserahkan kepada kepala unit terdahulu tanpa memandang eselon atau tingkatan.
5. ORGANISASI LINI, FUNGSIONAL DAN STAF (LINE, FUNCTIONAL AND STAFF ORG)
Organisasi ini merupakan perkembangan lebih lanjut dari organisasi berbentuk lini dan fungsional.
6. ORGANISASI KOMITE (COMMITE ORG)
Suatu organisasi dimana tugas kepemimpinan dan tugas tertentu lainnya dilaksakan secara kolektif
BAB 3
USAHA MIKRO
Sesuai dengan Undang- Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) :
3.1. Pengertian UMKM
Usaha Mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria Usaha Mikro sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini. Kriteria asset: Maks. 50 Juta, kriteria Omzet: Maks. 300 juta rupiah.
Usaha Kecil adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar yang memenuhi kriteria Usaha Kecil sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang ini. Kriteria asset: 50 juta - 500 juta, kriteria Omzet: 300 juta - 2,5 Miliar rupiah.
Usaha Menengah adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perseorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Kecil atau usaha besar dengan jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini. Kriteria asset: 500 juta - 10 Miliar, kriteria Omzet: >2,5 Miliar - 50 Miliar rupiah.
Dalam perspektif perkembangannya, UMKM dapat diklasifikasikan menjadi 4 (empat) kelompok yaitu :
1. Livelihood Activities, merupakan UMKM yang digunakan sebagai kesempatan kerja untuk mencari nafkah, yang lebih umum dikenal sebagai sektor informal. Contohnya adalah pedagang kaki lima
2. Micro Enterprise, merupakan UMKM yang memiliki sifat pengrajin tetapi belum memiliki sifat kewirausahaan
3. Small Dynamic Enterprise, merupakan UMKM yang telah memiliki jiwa kewirausahaan dan mampu menerima pekerjaan subkontrak dan ekspor
4. Fast Moving Enterprise, merupakam UMKM yang telah memiliki jiwa kewirausahaan dan akan melakukan transformasi menjadi Usaha Besar (UB).
Kriteria dan definisi diatas, yang dilakukan dan berlaku di Indonesia, juga dilakukan oleh negara asing dan lembaga international, hanya saja sedikit berbeda. Semisal:
World Bank, membagi UKM ke dalam 3 jenis, yaitu :
1.Medium Enterprise, dengan kriteria : Jumlah karyawan maksimal 300 orang, Pendapatan setahun hingga sejumlah $ 15 juta dan Jumlah aset hingga sejumlah $ 15 juta
2.Small Enterprise, dengan kriteria : Jumlah karyawan kurang dari 30 orang, Pendapatan setahun tidak melebihi $ 3 juta dan Jumlah aset tidak melebihi $ 3 juta
3.Micro Enterprise, dengan kriteria : Jumlah karyawan kurang dari 10 orangn, Pendapatan setahun tidak melebihi $ 100 ribu Jumlah aset tidak melebihi $ 100 ribu .
Sedangkan Singapura mendefinisikan UKM sebagai usaha yang memiliki minimal 30% pemegang saham lokal serta aset produktif tetap (fixed productive asset) di bawah SG $ 15 juta.
Berbeda dengan Malaysia, menetapkan definisi UKM sebagai usaha yang memiliki jumlah karyawan yang bekerja penuh (full time worker) kurang dari 75 orang atau yang modal pemegang sahamnya kurang dari M $ 2,5 juta. Definisi ini dibagi menjadi dua, yaitu :
1. Small Industry (SI), dengan kriteria jumlah karyawan 5 – 50 orang atau jumlah modal saham sampai sejumlah M $ 500 ribu
2. Medium Industry (MI), dengan kriteria jumlah karyawan 50 – 75 orang atau jumlah modal saham sampai sejumlah M $ 500 ribu – M $ 2,5 juta.
Lain pula dengan Jepang, membagi UKM sebagai berikut :
1. Mining and manufacturing, dengan kriteria jumah karyawan maksimal 300 orang atau jumlah modal saham sampai sejumlah US$2,5 juta.
2. Wholesale, dengan kriteria jumlah karyawan maksimal 100 orang atau jumlah modal saham sampai US$ 840 ribu
3. Retail, dengan kriteria jumlah karyawan maksimal 54 orang atau jumlah modal saham sampai US$ 820 ribu
4. Service, dengan kriteria jumlah karyawan maksimal 100 orang atau jumlah modal saham sampai US$ 420 ribu
Sedangkan Korea Selatan, mendefinisikan UKM sebagai usaha yang jumlahnya di bawah 300 orang dan jumlah assetnya kurang dari US$ 60 juta.
Usaha kecil bukanlah harus modal dulu, tapi keinginan dengan niat dana yang ada dulu, misalnya usaha kreativitas para ibu ibunya membuat biskuit tempe. Lebih lanjut dikatakan oleh Reynald (2010: 22) bahwa, “ hal yang mendorong orang berminat dan mau berwirausaha adalah adanya sifat penasaran, keinginan menanggung risiko, faktor pendidikan, dan faktor pengalaman pribadi”. Dari beberapa uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa minat berwirausaha adalah suatu gejala atau kecenderungan untuk memusatkan perhatian dan ketertarikan terhadap wirausaha, adanya perasaan senang terhadap wirausaha, dan adanya keinginan serta dorongan untuk berwirausaha (terlibat langsung dalam wirausaha). Minimnya minat dalam berusaha salah satunya terkendala dengan modal yang dimiliki oleh seseorang jika ingin berwirausaha banyak yang beranggapan harus memiliki modal yang besar padahal usaha kecil adalah kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dan memenuhi kriteria kekayaan atau hasil penjualan tahunan serta kepemilikkannya sebagaimana diatur dalam undang undang ini: (Sugiarto,2011; 97)
1. Memiliki kekayaan paling banyak Rp. 200.000.000 (dua ratus juta Rupiah) Tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.
2. Memilki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp. 1000.000.000 (satu milyar rupiah)
3. Milik warga negara Indonesia
Berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki. Dikuasai atau berafiliasi baik langsung maupun tidak langsung dengan usaha menengah atau usaha besar.
4. Berbentuk usaha orang perseorangan, badan usaha yang tidak berbadan hukum atau badan usaha yang berbadan hukum, termasuk koperasi
Kekuatan usaha kecil meliputi antara lain (Mulyadi;2009; 73) :
1. Mengembangkan kreatifitas usaha baru
2. Melakukan Inovasi
3. Ketergantungan usaha besar terhadap usaha kecil
4. Daya tahan pasca krisis tahun 1999
Kelemahan usaha kecil (Mulyadi; 2009;76) :
1. Lemahnya ketrampilan manajemen
2. Tingkat kegagalan dan penyebabnya Keterbatasan sumber daya
BAB 4
MEMBANGUN IDE KREATIF DAN INOVATIF
4.1. Ide Kewirausahaan
Ketika anda akan memulai usaha , pasti ada semacam ketakutan dalam diri anda. Jika anda merasa kwatir , berarti anda memiliki kebiasaan buruk yang dinamakan mentalbloking, yaitu seseorang yang mengalami ketakutan untuk memulai. Oleh sebab itu mentalblocking perlu disingkirkan , yaitu dengan cara mengubah pola pikir yang selama ini tercipta dikepala. Kebingungan sebelum memulai bisnis memang biasanya muncul karena seseorang tidak memiliki wawasan yang luas tentang berbagai hal dalam berwirausaha. Bagi anda yang ingin berwirausaha sebaiknya lebih meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan berwirausahanya. Jangan melangkah kedunia bisnis apabila anda malas menggali informasi dan pengetahuan diberbagai bidang didunia bisnis. Perluaslah pengetahuan dan ketrampilan anda sebelum memulai berwirausaha.
Ketika mencari ide kewirausahaan , perlu melakukan analisis peluang usaha yang dipilih, yaitu dengan strategi sebagai berikut:
a. Kenali kemampuan atau potensi diri anda. Sebuah usaha jika yang kita jalani tidak tau dengan potensi kita, maka akan sia sia usaha yang akan kita jalankan tersebut. Contohnya Kita berbakat membuat kue tradisional tetapi usaha yang kita jalani usaha yang lain jualan atao usaha fashion, atau counter pulsa.
b. Pilih Bidang usaha yang cocok Untuk mencapai tujuan usaha sesuai dengan yang diharapkan, kita harus bisa memiliki bidang usaha yang cocok dengan diri kita, kemampuan kita, dan kemampuan keuangan yang kita miliki
c. Analisis masa depan dengan usaha yang dipilih Agar tidak kecewa terhadap bidang usaha yang telah dipilih, coba dianalisis usaha yang sedang anda jalankan apakah usaha tersebut bertahan lama atau hanya sebentar karena niat awalnya hanya ikut ikutan saja. Maka harus dilakukan penelitian dan analisis bagaimana pertumbuhan usaha yang kita jalankan, agar jangan sampai kita menyesal karena memasuki usaha yang salah. Dengan penelitian dapat membantu kita dalam menyisiati strategi usaha serta mengenal keunggulan dan kelemahan pesaing pesaing usaha yang ada.
Selanjutnya dikatakan bahwa kreativitas sering kali muncul dalam bentuk ide untuk menghasilkan barang dan atau jasa baru. Ide bukannlah peluang dan tidak akan muncul bila wirausaha tidak melakukan evaluasi dan pengamatan secara terus menerus. Banyak ide yang betul betul asli, akan tetapi sebagian besat peluang tercipta ketika wirausaha memilki cara pandang baru terhadap ide lama.
Proses Wirausaha
Sebelum memulai berwirausaha, anda perlu mengetahui proses dan cara berwirausaha yang baik dan benar. Segala sesuatu akan berjalan dengan baik apabila diawali dengan baik dan benar juga. Proses dan cara berwirausaha yang baik dan benar adalah :
a. Tetapkan Bidang usaha, terbagi kedalam : Bidang usaha yang jarang atau belum ada. Bidang usaha yang sudah banyak dilakukan
b. Tentukan Lokasi, dimana akan dibuka bisnis? Dirumah sendiri? Menyewa sebuah tempat kecil dipinggiran jalan, atau menyewa sebuah ruko? Posisi dekat persimpangan lampu merah, dikomplek perumahan dan lain lain. Jangan lupa bahwa tempat termasuk salah satu penentu keberhasilan usaha kita.
c. Dimana Pelanggan? Bagaimana cara mendapatkan pembeli barang dagangan kita? Bagaimana cara mendapatkan pelanggan? Apakah dimulai dengan mempromosikan dari mulut kemulut? Dalam mempromosikan banyak cara yang dapat dilakukan, lewat media sosial. Lewat iklan, atau brosur.
d. Jumlah tenaga kerja. Apakah usaha kita memeprkerjakan orang? Atau hanya kita sendiri?
e. Buat perencanaan Keuangan. Banyak usaha yang bangkrut karena kehabisan uang. Oleh sebab itu penting untuk memeprhitungkan jumlah modal awal yang sebaiknya dimiliki untuk bisa menjalankan usaha.
4.3. Kreatif >< Inovatif
Ternyata banyak usaha yang bisa dilakukan dirumahan, oleh siapa saja, terutama untuk usaha sambilan bagi ibu ibu rumah tangga dengan memanfaatkan waktu luang setelah pekerjaan rumah utama selesai. Kuncinya harus memiliki ide yang kreatif, untuk menciptakan produk produk yang unik, beda, memiliki nilai lebih, mudah dilakukan, mudah dan murah untuk memperoleh bahan baku, harga yang terjangkau, dan dapat diterima dipasar. Produk produk homeindustry seperti handuk karakter, boneka busana adat, assesoris wanita dari kain perca, tudung saji dari kain perca, keset dari kain perca, dan produk produk lainnya yang kreatif dan inovatif lainnya.
Ide yang kreatif dan inovatif memang menjadi kekuatan penting dalam berwirausaha, seperti produk produk lokal dengan memanfaatkan bahan yang dianggap tidak layak digunakan secara umum, tetapi dengan adanya ide kreatif kita , kita dapat penciptakn produk yang orang lain tidak punya ide tersebut.
4.4. Wirausaha Kreatif
Dunia wirausaha merupakan dunia yang unik. Itu sebabnya mengapa wirausaha dituntut selalu kreatif. Dan kreativitasnya akan terbukti bahwa ia betul betul memiliki citra kemandirian yang bisa mampu memukau banyak orang sehingga kemudian rela mengikutinya. Menjadi wirausaha kreatif disaat krisis merupakan tantangan yang sangat berat. Seseorang yang akan terjun wirausaha kreatif harus bekerja 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu. Hal semacam itu harus dilakukan paling sedikit untuk kurun waktu kurang lebih dua tahun, harus berjuang tanpa henti dengan berbagai tekanan fisik maupun psikis
BAB 5
PELUANG USAHA TANPA MODAL BESAR
5.1. Usaha
Beberapa pengertian usaha menurut para ahlinya, dilihat dan diungkap dari berbagai sudut pandang: Menurut Harmaizar, usaha (perusahaan) adalah bentuk usaha yang melakukan kegiatan secara tetap dan terus menerus agar mendapatkan keuntungan, baik yang dilakukan oleh individu maupun kelompok yang berbentuk badan hukum atau tidak berbentuk badan hukum, didirikan dan berkedudukan disuatu tempat. Menurut Wasis dan sugeng Yuli Irianto , usaha adalah Upaya manusia untuk melakukan sesuatu untuk mencapai tujuan tertentu. Menurut Nana Supriatna, Mamat Ruhimat dan Kosim , Usaha adalah kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh manusia untuk memncapai suatu tujuan. Menurut Rita Wiyati, Sri Maryanti, M Thamrin, Usaha adalah Ihktiar yang dilakukan oleh manusia dalam melakukan kegiatannya untuk mencapai tujuan yang telah direncanakan. Menurut Aip Saripudin, usaha (dalam ilmu fisika) adalah gaya yang diberikan kepada benda. Menurut Budi Prasojo, usaha Iilmu fisika) adalah hubungan antara gaya dengan perpindahan Menurut Kamajaya, usaha adalah transfer energi melalui gaya sehingga benda berpindah.
Dari bebrapa pengertian usaha diatas, bahwa istilah usaha memang dimaknai dari berbagai macam bidang dan sudut pandang. Usaha bisa dimaknai dalam ilmu ekonomi, sains, bisnis, dan bidang lainnya. Dalam bidang ilmu ekonomi, usaha selalu berkaitan erat dengan peluang usaha itu sendiri.Usaha
selalu identik dengan bisnis, ekonomi, atau hal yang berakhir dengan hasil berupa nominal. Untuk menjabarkan makna usaha, definisi usaha memang bermacam macam karena bisa dilihat dari berbagai sudut pandang. Meskipun begitu istilah usaha bukanlah sebuah istilah yang awam ditelinga kita
5.2. Pengertian Peluang Usaha dan Kewirausahaan
Apa itu peluang usaha? Peluang usaha bisa diartikan sebagai kesempatan yang bisa dimanfaatkan oleh wirausahawan agar bisa mendapatkan keuntungan semaksimal mungkin. Untuk bisa mendapat kan peluang usaha tentu tidaklah mudah. Seseorang harus mampu bekerja keras dan melakukan banyak pengorbanan. Peluang usaha yang bisa ditangkap dengan baik akan membawa seseorang menuju keberhasilan. Tentunya keberhasilan tersebut akan tercapai dengan usaha maksimal yang dibantu dengan adanya tehnologi, komunikasi, dan informasi dari peluang usaha yang dimandaatkannya.
Pengertian peluang usaha, secara tata bahasa, terdiri dari dua kata, yaitu peluang dan usaha. Peluang sendiri memiliki arti sebuah kesempatan. Sedangkan Usaha secara bahasa adalah daya dan upaya.
Definisi peluang usaha sendiri terdiri dari dua suku kata yaitu peluang juga usaha. Definisi peluang sendiri secara singkat adalah sebuah kesempatan.Atau dapat digambarkan dengan sebuah kesempatan yang datang diwaktu tertentu. Sedangkan usaha memiliki definisi yaitu sebuah upaya yang dilakukan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Jadi secata terminologis, penegrtian peluang usaha dalam berwirausaha yaitu sebuah kesempatan yang dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan yang diinginkkan.
Keinginan terebut dapat berupa keuntungan, baik kekayaan ataupun uang. Tentu saja hasil yang diinginkan dapat diperoleh dengan memanfaatkan segala faktor yang ada. Baik faktor internal maupun ekternal. Faktor internal yaitu yang berasal dari diri sendiri, contohnya saja minat dan juga bakat. Sedangkan faktor ekternal yaitu berasal dari luar diri kita. Contohnya saja kondisi lingkungan, tempat usaha dan lain sebagainya. Itulah defini peluang usaha secaraumum.
Dalam menilai sebuah peluang usaha, apakah cocok dengan keadaan kita atau tidak, tentu kita harus memeprhatikan berbagai faktor, anatara lain :
Faktor Internal : faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri kita sendiri, semisal minat dan bakat. Mungkin bagi orang lain usaha bimbingan belajar komputer menjadi satu peluang bisnis yang sangat prospektif. Namun bagi mereka bahkan mereka SD yang tidak lulus sementara umur sudah tua. Maka dia akan sulit berkembang. Saya tidak mengatakan bahwa mustahil untuk sukses. Namun keberhasilan akan lebih lama bahkan bisa jadi akan menemui kegagalan ditengah jalan. Untuk itulah , ketika kita memilih satu peluang usaha maka terlebih adhulu kitaharus melihat faktor internal yang ada dalam diri kita agar apa yang kita inginkan yaitu keuntungan bisnis, dan kekayaan dapat kita raih dengan lebih mudah dan cepat.
Faktor Eksternal: Faktor ekternal berarti berbagai hal yang berkaitan dengan luar diri kita. Contoh, warnet misalnya salah satu peluang usaha yang dulu pernah booming dan menghasilkan banyak uang untuk pemiliknya,Namun beberapa tahun terakhir, usaha ini mulai surut karena munculnya banyak laptop, gadget, serta area internet gratis. Bagi sebagian daerah mungkin masih berpotensi, namun bagi daerah lain yang daerah tersebut kebanyakan
warganya memiliki laptop dan jaringan internet sendiri. Maka peluang usaha warnet akan menjadi ide usaha yang kurang tepat terlebih kini telah muncul banyak desa internet yang mengembangkan desanya dengan memaksimalkan fungsi internet serta memberikan akses internet dengan mudah dari dalam rumahnya.
Cara memanfaatkan peluang usaha atau bisnis, antara lain dengan cara:
1. Percaya dan yakin bahwa usaha dapat dilaksanakan.
Hapuskan kata musthahil, tak mungkin, tak bisa atau tak perlu dicoba dari khasanah pikiran dan khasanah bicara.
2. Jangan hadir dilingkungan yang statis yang akan melumpuh- kan pikiran wirausahawan, lihatlah peluang peluag usahauntuk menjadi besar, tradisi lain yang kurang menunjang peluang peluang usaha ialah etos kerja yang rendah dan terlalu santai.
3. Setiap hari tanyalah pada diri sendiri , bagaimana saya dapat
melakukan usaha lebih baik?
4. Bertanya dan dengarkanlah dengan bertanya dan mendengar- kan maka wirausahawan akan mendapatkan ide untuk mengambil keputusan yang tepat.
5. Perluas pikiran anda, bersemangatlah, bergaulah dengan
orang orang yang dapat menginspirasi kita, agar mendapat gagasan gagasan peluang usaha.
Usaha kecil menengah (UKM) adalah salah satu motor penggerak perekonomian di negara kita. Bahkan menurut informasi yang saya baca di
berbagai media informasi, Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan ‘tulang punggung’ perekonomian di Indonesia.
Usaha kecil menengah (UKM) yang ada di negara kita ini menyumbang sekitar 60% dari PDB (Product Domestic Bruto) dan juga memberikan kesempatan kerja pada banyak masyarakat kita. Jadi, bisnis UKM (Usaha Kecil Menengah) di Indonesia akan terus berkembang dan memberikan peluang usaha yang menguntungkan bagi mereka yang menyukai dunia wirausaha.
Berikut ini beberapa contoh gambaran bidang bisnis yang dapat digeluti dan dikembangkan tanpa harus mengeluarkan modal yang besar :
1. Bisnis UKM di Bidang Pendidikan
Pendidikan adalah modal penting bagi perkembangan tiap generasi sebuah bangsa. Boleh dibilang bangsa yang memperhatikan pendidikan generasi penerus mereka adalah bangsa yang akan sukses di segala lini. Nah, karena begitu pentingnya pendidikan dan masih kurangnya sarana pendidikan yang ada di negara kita ini, maka ini bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan dan bisa dimanfaatkan oleh mereka yang memiliki keterampilan atau keahlian di bidang tertentu. Contoh lain bisnis UKM dibidang pendidikan adalah lembaga pendidikan bahasa Inggris, Les privat untuk anak anak sekolah dasar, sekolah menengah atas, atau les musik dan lain sebagainya.
2. Bisnis UKM di Bidang Agribisnis
Anda pasti pernah mendengar lagu Koes Plus “Orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat, kayu dan batu jadi tanaman…”. Ya, negara kita memang terkenal dengan berbagai tanaman yang dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan kebutuhan lainnya, mulai dari beras, aneka
sayuran, aneka buah-buahan, dan tanaman penting lainnya. Kebutuhan akan bahan pangan dan nutrisi nabati tentunya membuat bisnis UKM agrobisnis di bidang pertanian akan terus dibutuhkan masyarakat Indonesia, bahkan kita bisa mengekspor ke luar negeri.Bisnis UKM di bidang Agrobisnis lainnya adalahpeternakan. Seperti kita ketahui, protein hewani adalah salah satu kebutuhan pokok manusia, itulah sebabnya mengapa bisnis peternakan akan selalu dibutuhkan
4. Bisnis UKM di Bidang Teknologi Internet
Bukan rahasia lagi bahwa internet memberikan banyak sekali peluang usaha yang menguntungkan bagi masyarakat Indonesia. Bukan hanya pada mereka yang telah memiliki bisnis REAL, tapi juga pada mereka yang belum memiliki bisnis. Yang saya maksudkan di sini adalah bisnis internet yang memang khusus dibangun untuk bisnis internet jangka panjang, atau biasanya disebut dengan startups bisnis. Ada banyak jenis startup yang ada di Indonesia, mulai dari startup di bidang eCommerce, media online, aplikasi, dan lain-lain. Salah satu startup bisnis yang unik adalah komik digital Si Juki yang menawarkan konten segar dan lucu bagi para pembacanya. Startup Indonesia lainnya yang cukup populer adalah Buka Lapak, yaitu situs ecommerce yang mempelopori keamanan transaksi online. Masih banyak startup lainnya yang sedang berkembang di Indonesia, ini membuktikan bahwa pasar online merupakan pasar yang sangat potensial di masa depan.
Beberapa jenis usaha dengan modal kecil yang berpeluang memberikan penghasilan dan sangat menguntungkan tentunya terbatas pada target yang kecil pula.Menyimak sekilas tentang Usaha Kecil dan Menengah (UKM), di Indonesia saat ini mempunyai peranan penting dan memberikan kontribusi yang cukup besar dalam meningkatkan perekonomian dan pembangunan negara.
Berikut ini contoh bentuk usaha atau usaha kecil atau bisnis kecil kecilan yang bisa dianalisa sebagai sumber inspirasi bisnis dan mungkin ada yang cocok dengan situasi dimana anda berada dengan modal minim, antara lain:
1. Usaha Kue Gorengan.
Dengan memilikimodal yang sangat mini, usaha menjual kue gorengan merupakan satu peluang yang patut untuk dipertimbangkan. Besarnya modal untuk memulai bisnis ini cukup terjangkau karena pada dasarnya peralatan yang diperlukan untuk memasak sementara bisa menggunakan perkakas dapaur yang sudah kita miliki. Kemudian belanja bahan pokok kue gorengan juga sangat murah serta cukup mudah didapatkan disekitar
kita. Mungkin minyak goreng adalah salah satu bahan yang cukup mahal jika kita harus benar benar menggunakannya untuk sekali pakai. Namun kenyataannya masih banyak yang bisa menggunakannya berulang kali
2. Usaha Minuman coklat dan Jus Buah.
Saat ini sudah banyak gerai minuman yang menjajakan khusus menu berbagai jenis minuman dingin atau hangat dengan sensasi rasa coklat yang divariasikan dengan keju, selai, atau topping yang lainnya.Begitu juga dengan gerai kecil yang menyediakan berbagai minuman jus buah
denganyang sangat terjangkau dikantong anak anak sekolah, serta minuman jus buah bisa untuk seluruh kalangan mulai dari anak anak sampai manula. Usaha modal kecil seperti ini cocok jika kamu .
menemukan lokasi yang seperti diarea sekolah atau area tempat wisata harga
3. Usaha Mie Pangsit
Jangan pernah anggap remeh jenis usaha makanan yang satu ini. Berjaulan mie pangsit sebenarnya sangat menguntungkan karena modal operasional perharinya sangat kecil. Memang pada awal merintis harus melengkapi terlebih dahulu peralatan memasak serta lokasi atau gerobak sebagai sarana berjualan. Akan tetapi untuk keperluan modal operasional jualan selanjutnya akan sangat murah meriah dan bisa meraih keuntungan tiga kali lipat dari modal belanja bahan pokoK.
4. .Jualan mainan anak anak disekolah
Ini juga merupakan salah satu contoh usaha modal kecil yang menguntungkan dan sering kali tidak disadari oleh banyak orang yang sedang mencari peluang bisnis. Jika mendapati lokasi sekitar sekolah seperti taman kanak kanak ataupun sekolah dasar, berjualan mainan adalah target yang paling berpeluang untuk bisa menjadikan penghasilan harian. Modal usaha ini tergolong sangat kecil dan keuntungannya bisa berlipat karena untuk belanja dangangan yang berupa mainan anak anak bisa didapat dari grosir dengan satuan perbox atau paket. Kemudian dijual dengan harga eceran yang mana peritem mainan minimal adalah kisaran seribu rupiah sedangkan modal belanja perbox dengan isi mainan yang sangat banyak bisa didapat dengan harga yang lebih murah.
5. Usaha warung kopi sederhana
Peluang usaha dengan modal kecil selanjutnya adalah membuka warung kopi sederhana dengan melihat target konsumen yang sesuaikan dengan lokasi lingkungan. Rata rata harga satu cangkir kopi hitam yang dijual diwarung pinggiran terminal, warung tenda, dan tempat nongrkong sederhana hanya kisaran lima ribu rupiah. Sedangkan modal untuk membuat satu cangkir kopi jika dianalisa secara detail tidak lebih dari dua ribu rupiah. Keuntungan 50% bisa dihasilkan dengan toleransi lainnya seperti biaya bahan bakar untuk merebus air, sabun cuci gelas, dan menutup pengeluaran modal awal lainnya secara berkala. Tentunya usaha warung kopi juga bisa dikombinasikan dengan berjualan menu
6. . Usaha Cutting Stiker
Saat ini usaha cutting stiker sudah sangat marak karena pengguna kendaraan bermotor yang juga tumbuh dengan pesat, dan tidak sedikit dari mereka yang suka mendandani kendaraan dengan hiasan cutting stiker. Tidak jarang pula ditemui para pelaku bisnis ini hanya memanfaatkan trotoar dan tepi jalan yang banyak dilalui para pengendara untuk menjalankan jenis usaha dengan modal kecil ini. Untuk membuat satu block full cutting sticker pada unit motor matic baisanya akan dikenakan tarif kisaran dua ratus ribu hingga tiga ratus ribu rupiah sesuai dengan tingkat kesulitannya. Sedangkan modal untuk belanja bahan sticker antara satu hingga 2 rol yang bisa digunakan un tuk tiga unit motor full cutting, hanya membutuhkan modal sebesar kurang lebih seratus lima puluh ribu rupiah saja. Untuk menjalankan usaha ini memang memerlukan keahlian dan ketrampilan serta bakat seni. Namun siapapun tetap memiliki kesempatan untuk belajar dan pasti dapat untuk dipelajari jika kita benar benar ingin menekuninya.
7. Usaha Potong Rambut.
Tidak perlu membuat salon yang mewah dan dilengkapi dengan peralatan yang modern jika kita ingin membuka usaha potong rambut namun hanya tersedia modal yang minim. Khususnya potong rambut pria, dengan alat yang tidak terlalu rumit sepertti halnya salon kecantikan wanita, maka persiapan yang paling besar adalah bagiamana cara memilih atau menentukan lokasi tempat usaha yang strategis. Pemilihan lokasi memang yang akan menjadi kendala jika kita meiliki modal kecil dan mengharuskan untuk menyewa tempat ketika membuka dan menjalankan usaha ini. Namun kita bisa memulainya dengan memilih tempat yang paling sederhana meskipun hanya sebatas cukup dipakai untuk duduk, taruh cermin, serta ada ruang gerak untuk memotong rambut pelanggan. Yang apsti pemilihan tempat ramai adalah sasaran utama dengan ongkos yang murah serta hasil kerja yang bagus adalah sebuah promosi yang otomatis akan membawa keuntungan besar untuk hari hari berikutnya.
8. Menjalankan bsinis musiman dengan modal kecil.
Sebuah jenis usaha musiman memiliki sifat sementara dan tidak bisa dijalankan secara terus menerus. Modal usaha kecil yang tergantung pada moment moment tertentu juga bisa diistilahkan sebagai bentuk usaha dadakan. Peluang mendapatkan keuntungan dari jenis jenis inia dalah seperti grafik yang perlahan naik kemudian drop pada titik akhir tertentu. Ada 3 contoh yang sudah sangat akrab dan polpuler tentang jenis usaha ini diantaranya adalah :Berjualan terompet saat mendekati tahun baru Berjualan kue takjil adalah peluang usaha dibulan puasa yang sudah populer. Berjualan souvenir serta kado dan bingkisan saat ini valentine, pesta pernikahan, pesta wisuda, ultah, dan lain sebagainya. Dari ketiga contoh diatas dapat dijalankan dengan modal kecil namun berpeluang bisa memperoleh keuntungan yang menggiurkan.
DAFTAR PUSTAKA
Abdullah Abiding, SE, 2013 ,Jurnal Koperasi dan UMKM, Universitas Hasanuddin, www.bimakab.go.id
Artikel artikel Usaha Kecil, http//dilihatya.com Asep Saefullah, 2011, Kewirausahaan, Penerbit andi Yogyakarta
Ciputra, Harian Kompas, Penerbit Gramedia ,X Soedjadi, Analisis Manajemen Modern, Tahun 1997, Penerbit PT. Toko Gunung Agung Jakarta
H. Masngudi, 2000, buku ajar Kewirausahaan, Fakultas Ekonomi Universitas Borobudur, Jakarta
Kasmir, 2006, kewirausahaan, Penerbit PT. Raja Grafindo Persada Jakarta
Made Dharmawati, Kewirausahaan, Penerbit PT Rajagrafindo Persada Jakarta, tahun 2016
Mulyadi Nitisusastro, 2009, Kewirausahaan &Manajemen Usaha Kecil, penerbit Alfabeta Bandung Martin Perry, 2002, Mengembangkan usaha kecil, penerbit PT. Rajagrafindo Persada, Jakarta
Rita Wiyati dan Tim, PKM Usaha Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Bagi Mahasiswa STIKes Al Insyirah Pekanbaru, Tahun 2016
Saban Echdar, Manajemen Entreprenershhip, kiat sukses menjadi wiarusaha,
MODUL TUGAS POKOK DAN FUNGSI PERANGKAT DESA/KELURAHAN
Fakultas Ilmu Sosal Dan Politik
Dalam Permendagri Nomor 84 Tahun 2015 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa (SOTK) mulai dari Pasal 6 sampai Pasal 10 di sebutkan bahwa, Kepala Desa dan Perangkat desa mempunyai Tugas dan Fungsi yang di antaranya :
· Pasal 6 menjelaskan tentang Tugas dan Fungsi Kepala Desa berbunyi :
1. Kepala Desa berkedudukan sebagai Kepala Pemerintah Desa yang memimpin penyelenggaraan Pemerintahan Desa.
2. Kepala Desa bertugas menyelenggarakan Pemerintahan Desa, melaksanakan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat.
3. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) Kepala Desa memiliki fungsi-fungsi sebagai berikut:
a) menyelenggarakan Pemerintahan Desa, seperti tata praja Pemerintahan, penetapan peraturan di desa, pembinaan masalah pertanahan, pembinaan ketentraman dan ketertiban, melakukan upaya perlindungan masyarakat, administrasi kependudukan, dan penataan dan pengelolaan wilayah.
b) melaksanakan pembangunan, seperti pembangunan sarana prasarana perdesaan, dan pembangunan bidang pendidikan, kesehatan.
c) pembinaan kemasyarakatan, seperti pelaksanaan hak dan kewajiban masyarakat, partisipasi masyarakat, sosial budaya masyarakat, keagamaan, dan ketenagakerjaan.
d) pemberdayaan masyarakat, seperti tugas sosialisasi dan motivasi masyarakat di bidang budaya, ekonomi, politik, lingkungan hidup, pemberdayaan keluarga, pemuda, olahraga, dan karang taruna.
e) menjaga hubungan kemitraan dengan lembaga masyarakat dan lembaga lainnya
· Pasal 7 menjelaskan tentang Tugas dan Fungsi Sekretaris Desa yang berbunyi :
1. Sekretaris Desa berkedudukan sebagai unsur pimpinan Sekretariat Desa.
2. Sekretaris Desa bertugas membantu Kepala Desa dalam bidang administrasi pemerintahan.
3. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana yang dimaksud pada ayat (2), Sekretaris Desa mempunyai fungsi:
a) Melaksanakan urusan ketatausahaan seperti tata naskah, administrasi surat menyurat, arsip, dan ekspedisi.
b) Melaksanakan urusan umum seperti penataan administrasi perangkat desa, penyediaan prasarana perangkat desa dan kantor, penyiapan rapat, pengadministrasian aset, inventarisasi, perjalanan dinas, dan pelayanan umum.
c) Melaksanakan urusan keuangan seperti pengurusan administrasi keuangan, administrasi sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran, verifikasi administrasi keuangan, dan admnistrasi penghasilan Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD, dan lembaga pemerintahan desa lainnya.
d) Melaksanakan urusan perencanaan seperti menyusun rencana anggaran pendapatan dan belanja desa, menginventarisir data-data dalam rangka pembangunan, melakukan monitoring dan evaluasi program, serta penyusunan laporan.
· Pasal 8 menjelaskan tentang Tugas dan Fungsi Kepala Urusan (Kaur) bidang Tata Usaha dan Umum, Keuangan dan Perencanaan berbunyi :
1. Kepala urusan berkedudukan sebagai unsur staf sekretariat.
2. Kepala urusan bertugas membantu Sekretaris Desa dalam urusan pelayanan administrasi pendukung pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan.
3. Untuk melaksanakan tugas kepala urusan mempunyai fungsi:
a) Kepala urusan tata usaha dan umum memiliki fungsi seperti melaksanakan urusan ketatausahaan seperti tata naskah, administrasi surat menyurat, arsip, dan ekspedisi, dan penataan administrasi perangkat desa, penyediaan prasarana perangkat desa dan kantor, penyiapan rapat, pengadministrasian aset, inventarisasi, perjalanan dinas, dan pelayanan umum.
b) Kepala urusan keuangan memiliki fungsi seperti melaksanakan urusan keuangan seperti pengurusan administrasi keuangan, administrasi sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran, verifikasi administrasi keuangan, dan admnistrasi penghasilan Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD, dan lembaga pemerintahan desa lainnya.
c) Kepala urusan perencanaan memiliki fungsi mengoordinasikan urusan perencanaan seperti menyusun rencana anggaran pendapatan dan belanja desa, menginventarisir data-data dalam rangka pembangunan, melakukan monitoring dan evaluasi program, serta penyusunan laporan.
· Pasal 9 menjelaskan tentang Tugas dan Fungsi Kepala Seksi Pemerintahan, Kesejahteraan Rakyat dan Pelayanan berbunyi :
1. Kepala seksi berkedudukan sebagai unsur pelaksana teknis.
2. Kepala seksi bertugas membantu Kepala Desa sebagai pelaksana tugas operasional.
3. Untuk melaksanakan tugas Kepala Seksi mempunyai fungsi:
a) Kepala seksi pemerintahan mempunyai fungsi melaksanakan manajemen tata praja Pemerintahan, menyusun rancangan regulasi desa, pembinaan masalah pertanahan, pembinaan ketentraman dan ketertiban, pelaksanaan upaya perlindungan masyarakat, kependudukan, penataan dan pengelolaan wilayah, serta pendataan dan pengelolaan Profil Desa.
b) Kepala seksi kesejahteraan mempunyai fungsi melaksanakan pembangunan sarana prasarana perdesaan, pembangunan bidang pendidikan, kesehatan, dan tugas sosialisasi serta motivasi masyarakat di bidang budaya, ekonomi, politik, lingkungan hidup, pemberdayaan keluarga, pemuda, olahraga, dan karang taruna.
c) Kepala seksi pelayanan memiliki fungsi melaksanakan penyuluhan dan motivasi terhadap pelaksanaan hak dan kewajiban masyarakat, meningkatkan upaya partisipasi masyarakat, pelestarian nilai sosial budaya masyarakat, keagamaan, dan ketenagakerjaan.
· Pasal 10 menjelaskan tentang Tugas dan Fungsi Kepala Urusan Kewilayahan / Kepala Dusun (Kadus) berbunyi :
1. Kepala Kewilayahan atau sebutan lainnya berkedudukan sebagai unsur satuan tugas kewilayahan yang bertugas membantu Kepala Desa dalam pelaksanaan tugasnya di wilayahnya.
2. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) Kepala Kewilayahan/Kepala Dusun memiliki fungsi:
a) Pembinaan ketentraman dan ketertiban, pelaksanaan upaya perlindungan masyarakat, mobilitas kependudukan, dan penataan dan pengelolaan wilayah.
b) Mengawasi pelaksanaan pembangunan di wilayahnya.
c) Melaksanakan pembinaan kemasyarakatan dalam meningkatkan kemampuan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungannya.
d) Melakukan upaya-upaya pemberdayaan masyarakat dalam menunjang kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.
Tugas Pokok dan Fungsi Perangkat Desa :
Perangkat Desa berkedudukan di bawah Kepala Desa dan bertanggung jawab kepada Kepala Desa, mempunyai tugas membantu Tugas dan Fungsi Kepala Desa.
Sekretaris Desa
Tugas Sekretaris Desa :
Membantu Kepala Desa dalam bidang administrasi pemerintahan desa, memberikan masukan kepada Kepala Desa dalam rangka menetapkan kebijakan pemerintahan desa dan tugas lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Fungsi Sekretaris Desa :
1. Mengoordinasikan tugas dan fungsi Kepala Urusan;
2. Melaksanakan urusan ketatausahaan, seperti tata naskah, administrasi surat menyurat, arsip dan ekspedisi;
3. Melaksanakan urusan umum, seperti penataan administrasi perangkat desa, penyediaan prasarana perangkat desa dan kantor, penyiapan rapat, pengadministrasian aset, inventarisasi, perjalanan dinas dan pelayanan umum;
4. Melaksanakan urusan keuangan, seperti pengurusan administrasi keuangan, administrasi sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran, verifikasi administrasi keuangan, dan administrasi penghasilan Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD dan lembaga pemerintahan desa lainnya;
5. Melaksanakan urusan perencanaan, seperti menyusun rencana anggaran pendapatan dan belanja desa, menginventarisir data-data dalam rangka pembangunan, melakukan monitoring dan evaluasi program, serta penyusunan laporan.
Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum
Tugas Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum :
Membantu Sekretaris Desa dalam urusan ketatausahaan, umum dan tugas lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Fungsi Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum :
Melaksanakan urusan ketatausahaan seperti tata naskah, administrasi surat menyurat, arsip dan ekspedisi, penataan administrasi perangkat desa, penyediaan prasarana perangkat desa dan kantor, penyiapan rapat, pengadministrasian aset, inventarisasi, perjalanan dinas dan pelayanan umum.
Kepala Urusan Keuangan
Tugas Kepala Urusan Keuangan :
Membantu Sekretaris Desa dalam urusan keuangan dan tugas lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Fungsi Kepala Urusan Keuangan :
Pengurusan administrasi keuangan, administrasi sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran, verifikasi administrasi keuangan, dan administrasi penghasilan Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD dan lembaga pemerintahan desa lainnya.
Kepala Urusan Perencanaan
Tugas Kepala Urusan Perencanaan :
Membantu Sekretaris Desa dalam urusan perencanaan program kegiatan desa dan tugas lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Fungsi Kepala Urusan Perencanaan :
Menyusun rencana anggaran pendapatan dan belanja desa, menginventarisir data-data dalam rangka pembangunan, melakukan monitoring dan evaluasi program, serta penyusunan laporan.
Kepala Dusun
Tugas Kepala Dusun :
Membantu Kepala Desa dalam pelaksanaan tugasnya di wilayah dusun yang bersangkutan dan tugas lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Fungsi Kepala Dusun :
1. Pembinaan ketentraman dan ketertiban, pelaksanaan upaya perlindungan masyarakat, mobilitas kependudukan, dan penataan dan pengelolaan wilayah;
2. Mengawasi pelaksanaan pembangunan di wilayah dusun yang bersangkutan;
3. Melaksanakan pembinaan kemasyarakatan dalam meningkatkan kemampuan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungannya; dan
4. Melakukan upaya-upaya pemberdayaan masyarakat dalam menunjang kelancaran penyelenggaraan pemerintahan desa dan pembangunan desa.
Kepala dusun wajib melaporkan tugas dan fungsinya kepada Kepala Desa apabila terdapat perubahan mobilitas kependudukan, penataan dan pengelolaan wilayah.
Kepala Seksi Pemerintahan
Tugas Kepala Seksi Pemerintahan :
Membantu Kepala Desa sebagai pelaksana teknis, pelaksana tugas operasional dan tugas lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Fungsi Kepala Seksi Pemerintahan :
Melaksanakan manajemen tata praja pemerintahan, membantu Sekretaris Desa dalam menyusun rancangan produk-produk hukum di desa, pembinaan masalah pertanahan, pembinaan ketentraman dan ketertiban, pelaksanaan upaya perlindungan masyarakat, kependudukan, penataan dan pengelolaan kewilayahan, serta pendataan dan pengelolaan profil desa.
Kepala Seksi Kesejahteraan
Tugas Kepala Seksi Kesejahteraan :
Membantu Kepala Desa sebagai pelaksana teknis, pelaksana tugas operasional dan tugas lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Fungsi Kepala Seksi Kesejahteraan :
Melaksanakan pembangunan sarana prasarana perdesaan, pembangunan bidang pendidikan, kesehatan, dan tugas sosialisasi serta motivasi masyarakat di bidang budaya, ekonomi, politik, lingkungan hidup, pemberdayaan keluarga, pemuda, olah raga dan karang taruna.
Kepala Seksi Pelayanan
Tugas Kepala Seksi Pelayanan :
Membantu Kepala Desa sebagai pelaksana teknis, pelaksana tugas operasional dan tugas lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Fungsi Kepala Seksi Pelayanan :
Melaksanakan penyuluhan dan motivasi terhadap pelaksanaan hak dan kewajiban masyarakat, meningkatkan upaya partisipasi masyarakat, pelestarian nilai sosial budaya masyarakat, keagamaan, dan ketenagakerjaan.
Pembantu Kepala Seksi Kesejahteraan
Tugas Pembantu Kepala Seksi Kesejahteraan :
Tugas membantu Kepala Seksi Kesejahteraan sebagai pembantu pelaksana teknis, pembantu pelaksana tugas operasional dan tugas lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Fungsi Pembantu Kepala Seksi Kesejahteraan :
Fungsi membantu melaksanakan pembangunan sarana prasarana perdesaan, pembangunan bidang pendidikan, kesehatan, dan membantu tugas sosialisasi serta motivasi masyarakat di bidang budaya, ekonomi, politik, lingkungan hidup, pemberdayaan keluarga, pemuda, olah raga dan karang taruna serta malaksanakan tugas pengaturan kebutuhan irigasi pertanian atau tugas ulu-ulu.
Pembantu Kepala Seksi Pemerintahan
Tugas Pembantu Kepala Seksi Pemerintahan :
Membantu Kepala Seksi Pemerintahan sebagai pembantu pelaksana teknis, pembantu pelaksana tugas operasional dan tugas lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Fungsi Pembantu Kepala Seksi Pemerintahan :
Membantu melaksanakan manajemen tata praja pemerintahan, membantu dalam menyusun rancangan produk-produk hukum di desa, membantu pembinaan masalah pertanahan, pembinaan ketentraman dan ketertiban, membantu pelaksanaan upaya perlindungan masyarakat, kependudukan, penataan dan pengelolaan kewilayahan, serta membantu pendataan dan pengelolaan profil desa.
Pembantu Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum
Tugas Pembantu Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum :
Membantu Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum sebagai pembantu urusan ketatausahaan, umum dan tugas lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Fungsi Pembantu Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum :
Membantu melaksanakan urusan ketatausahaan seperti tata naskah, administrasi surat menyurat, arsip dan ekspedisi, penataan administrasi perangkat desa, penyediaan prasarana perangkat desa dan kantor, penyiapan rapat, pengadministrasian aset, inventarisasi, perjalanan dinas dan pelayanan umum termasuk melaksanakan pelayanan kebersihan, ketertiban dan keamanan balai desa, kantor kepala desa dan perangkat desa dan pelayanan komsumsi harian perangkat desa dan rapat-rapat.
STRUKTUR ORGANISASI DAN TATA KERJA PEMERINTAH DESA LALA
DESA : LALA
KECAMATAN : NAMLEA
KABUPATEN : BURU
PROVINSI : MALUKU
![]() |
|||||
![]() |
|||
![]() |
|||
Permendagri Nomor 84 Tahun 2015
Tentang Susunan Orgnasisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa
Foto Dokumentasi Kegiatan KKN onlineDesa Lala









Tidak ada komentar:
Posting Komentar